Beranda / Uncategorized / IWO Bongkar Dugaan Monopoli dan MarkUp Dana Pojok Baca 141 Desa di Batu Bara

IWO Bongkar Dugaan Monopoli dan MarkUp Dana Pojok Baca 141 Desa di Batu Bara

Ketua IWO BATU BARA

BATU BARA, GLOBAL24JAM – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara mengungkap dugaan “monopoli dan mark up” terhadap dana bantuan keuangan kabupaten yang diperuntukkan pengadaan pojok baca di 141 desa se-Kabupaten Batu Bara.

Dugaan tersebut diperkuat dari hasil investigasi Tim IWO di lapangan sepanjang Januari 2026. Pojok baca yang juga disebut sebagai “meja baca” menggunakan material kaca dan VVC berbentuk sekat huruf L dengan ukuran bagian depan lebar 3 meter, tinggi 1,5 meter, dan bagian samping kiri lebar 2 meter, tinggi 1,5 meter, dianggarakan sebesar Rp 15.000.000 per unit termasuk PPN/PPH.

Ketua PD IWO Kabupaten Batubara Darmansyah (Darman) menyebut proyek ini sebagai “proyek aneh alias nyeleneh”, karena dana sebesar Rp 15 juta tersebut hanya singgah di rekening masing-masing desa. Diduga penggunaan dana tersebut dimonopoli oleh oknum berinisial RJ.

“Transaksi pembayaran dilakukan oleh Kaur Keuangan Desa melalui transfer ke pihak penyedia Pojok Baca CV. Asia Global Mandiri sebesar Rp 13.310.810, sedangkan pembayaran PPN/PPH ke Kantor Perpajakan Kisaran (Asahan) melalui Kantor Pos sebesar Rp 1.689.190 (PPN Rp 1.486.487, PPH Rp 202.703),” jelas Darman.

Yang lebih mencurigakan, proyek ini telah dibayarkan terlebih dahulu pada 30 Desember 2025, sedangkan material pojok baca baru didatangkan dan dipasang pada Januari 2026.

Atas temuan tersebut, PD IWO mendorong Inspektorat Kabupaten Batu Bara serta Kejaksaan Negeri Batu Bara untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek ini. “Intinya PD IWO Kabupaten Batu Bara siap membantu Kejaksaan Negeri Batubara untuk mengungkap dugaan mark up proyek pojok baca ini, baik dari dokumentasi hingga bukti transaksi pembayaran,” tegas Darman.

Beberapa Kepala Desa yang dikonfirmasi mengaku tidak pernah menganggarkan dan tidak mengetahui tentang pengadaan pojok baca tersebut. “Tiba-tiba ada oknum datang dan memasang material pojok baca tersebut,” ujar salah satu Kepala Desa yang tidak ingin disebutkan namanya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *