BatuBara, – Masyarakat Desa Gunung Rante Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara mengajukan keberatan terhadap rencana pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang akan berlokasi di atas lahan lapangan bola kaki.
Kelompok Masyarakat Gunung Rante Peduli Lapangan Bola Kaki (MGR-PLBK) telah menyampaikan surat permohonan kepada PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batubara pada Senin (9/3) untuk mendampingi dan mengawal proses pengaduan mereka ke Komisi 1 DPRD Batubara guna mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Perwakilan masyarakat, Joan Silalahi, menyatakan bahwa lokasi pembangunan gedung KDMP dinilai tidak tepat. “Adapun keberatan kami adalah, pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dilaksanakan di lapangan bola kaki di Desa Gunung Rante yang dinilai tidak tepat lokasinya,” ujar Joan yang ditemani 5 warga desa.
Menurutnya, lapangan tersebut merupakan fasilitas sosial yang digunakan masyarakat untuk berolahraga sehari-hari dan merupakan hasil swadaya masyarakat, bukan aset desa. “Bukan aset Desa,” tegasnya.
Untuk memperkuat keberatan mereka, masyarakat telah mengumpulkan 101 tandatangan warga, dengan potensi penambahan jumlah tersebut. “Sudah ada 101 tandatangan warga yang menyatakan keberatan pengalihan lapangan bola kaki menjadi gedung KDMP. Bahkan masih akan bertambah lagi masyarakat yang mengatakan keberatan atas pembangunan KDMP di atas lapangan bola kaki di desa kami,” jelas Joan.
Selain itu, warga juga telah memasang spanduk yang menyatakan bahwa lahan lapangan bukan milik pemerintah atau aset desa, melainkan milik masyarakat hasil swadaya dari leluhur mereka.
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa sebelumnya, diduga Kepala Desa Gunung Rante akan mengontrakkan lahan lapangan bola kaki tersebut untuk lokasi pembibitan kelapa sawit, namun juga mendapat penolakan dari masyarakat.
(Tiem)









